Dompet Dhuafa Segera Berangkatkan Relawan ke Gaza

Dompet Dhuafa Segera Berangkatkan Relawan ke Gaza

- detikNews
Kamis, 03 Jun 2010 18:02 WIB
Medan - Penembakan terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara tidak menyurutkan langkah para aktivis kemanusiaan untuk datang ke Gaza. Dari Indonesia, empat relawan akan dikirim Gaza. Mereka diberangkatkan Dompet Dhuafa.

Direktur Program Dompet Dhuafa Arifin Purwakananta menyatakan, tim yang akan diberangkatkan itu terdiri dari tenaga medis dan relawan biasa yang akan ahli bidang manajemen penanggulangan bencana.

"Pemberangkatan dari Jakarta akan berlangsung habis salat Jumat di Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, besok. Seterusnya tim akan coba masuk Gaza via Mesir yang dikabarkan akan dibuka. Tim kita Insya Allah akan dipimpin Bambang Suherman, General Manager Program Sosial Dompet Dhuafa," kata Arifin kepada detikcom saat dihubungi via telepon, Kamis (3/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arifin menyatakan, merunut pada pemberitaan diperoleh informasi, pemerintah Mesir menyatakan akan membuka kembali perbatasan ke Gaza. Meskipun informasi ini masih simpang siur kepastiannya, namun Dompet Dhuafa menyambut baik dan segera mempersiapkan diri untuk berangkat membawa sejumlah bantuan kemanusiaan.

"Tim kita akan berfokus pada kegiatan penyediaan air bersih dengan membuat sumur untuk masyarakat. Pemukiman Gaza yang sangat padat menuntut ketersediaan air bersih yang cukup di samping bahan makanan dan obat-obatan," kata Arifin.

Disebutkannya, kondisi di Gaza sangat memprihatinkan karena diblokade total oleh Israel, padahal selama ini Gaza hanya hidup dari bantuan kemanusiaan karena semua perbatasan ditutup dan ditembok. Warga yang tidak tahan membuat terowongan menembus ke Mesir, namun baru-baru ini terowongan itu dirudal atau diracun dengan gas.

Pemberangkatan tim ke Gaza adalah yang kedua bagi Dompet Dhuafa. Tahun lalu, DD berhasil menjalankan kembali sebuah pabrik roti besar yang lumpuh dan tidak bisa beroperasi di kawasan padat Gaza. Pabrik tersebut kemudian diaktifkan kembali dan mampu memproduksi roti yang dapat dikonsumsi oleh 100 ribu warga secara gratis. Bantuan ini merupakan bagian dari Rp 2,5 miliar total donasi yang diamanahkan masyarakat melalui DD. Warga Gaza yang selama beberapa waktu sempat dicekam kelaparan, dapat tertolong dengan produksi roti tersebut.

Menyadari bahwa perjalanan kembali berangkat tidak mudah, maka DD berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memuluskan jalan menuju Gaza. Berkaca dari pengalaman kapal Mavi Marmara yang dikepung dan digelandang ke Israel, kali ini DD akan mencoba jalur darat melalui Mesir yang memang selama ini memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads