"Saya kira kata kunci yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini adalah action. Langkah konkret," kata Boediono saat membuka Pekan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2010).
Karena aspeknya yang sangat luas, Boediono menandaskan, harus ada prioritas dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup. Sebab, kemampuan manusia sangat terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pandangan Boediono, semua pemangku kepentingan di bidang lingkungan hidup harus bersinergi dan mencari titik temu. Selain itu, harus saling menjaga kepercayaan satu sama lain.
"Dari semua kegiatan, semua energi yang begitu banyak tersebar, barangkali langkah ke depan ini kalau bisa kita satukan, kita sinergikan," imbaunya.
Boediono mengatakan, masalah lingkungan hidup merupakan masalah jangka panjang. Karena itu, prioritas dan sinergitas itu sangat diperlukan.
Supaya bisa menjadi gerakan massa yang besar, para pemangku kepentingan itu harus sebisa mungkin menyentuh hati masyarakat. Masalah-masalah lingkungan yang hendak dipecahkan haruslah yang dirasakan oleh masyarakat, seperti sampah, polusi dan air bersih.
"Buatlah dalam 3-4 tahun ke depan. Apa yang setiap tahun harus diselesaikan," tegas Boediono.
(irw/nwk)










































