Panjat Gunung Sampai Naik Motor Beroda Rantai

Pemilukada Kalsel

Panjat Gunung Sampai Naik Motor Beroda Rantai

- detikNews
Rabu, 02 Jun 2010 21:30 WIB
Barabai - Kondisi alam menjadi hambatan tersendiri dalam pelaksanaan pemilukada Kalsel. Beberapa pemilih harus naik turun gunung atau naik motor beroda rantai untuk menuju TPS.

Kondisi ini ditemui di Kecamatan Hantakan dan Batangalai Timur, Kab Hulu Sungai Tengah. Di Hantakan, tinggal masyarakat Dayak Meratus. Kondisi alam menyulitkan mereka untuk mencoblos mulai dari pemilu, pilpres sampai pemilukada.

"Kalau naik motor, bannya harus diberi rantai biar bisa menempuh medan terjal dan lumpur. Kalau jalan kaki lebih lama lagi," kata anggota Panwaslu Kec Hantakan, Bambang Sudrata, Rabu (2/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masyarakat Dayak tinggal dalam balai adat yang diisi sekitar 20 keluarga. TPS ada di setiap satu atau dua balai. Namun jarak antar balai memang berjauhan.

Pantauan detikcom, di kaki gunung Meratus, kondisi jalan sudah terjal dan sempit serta diapit jurang dan sungai. Sampai batas jalan, perjalanan dilanjutkan dengan motor atau berjalan kaki.

Kotak suara pun nantinya harus digotong berjalan kaki sampai bertemu degan jalanan terdekat. Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini meminta jajarannya untuk mengawal betul proses pengiriman kotak suara dari daerah-daerah sulit ini.

"Nanti harus diawasi betul karena kondisi medan yang sulit membuat pengawasannya menjadi lemah," kata Nur Hidayat.
(fay/Rez)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads