"Sampai sekarang kita bingung dengan motifnya," ujar Paman Meylan dan Maria, Morton L Tobing, kepada wartawan di rumahnya Jl Pelopor 10 A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (2/6/2010).
Morton mengatakan, dari kesaksian teman-teman Meylan dan Maria, mereka dijemput oleh pria misterius sekitar pukul 12.00-13.00 WIB, sebelum jam mata pelajaran pertama dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meylan dan Maria adalah anak sebatang kara, yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Ayahnya ada di Jambi, dan meninggalkan anaknya karena tidak punya pekerjaan, sedangkan ibunya tidak diketahui keberadaannya. Kedua anak ini diasuh oleh saudara-saudara ayahnya, Morton dan Ramses.
Morton yakin jika hilangnya kedua kemenakaannya bukan karena diambil orang tuanya.
"Orangtuanya sudah kita kasih tahu, dia malah tidak tahu. Sejak 2003, memang anak ini kita yang rawat, kalau kemungkinan diambil sama bapaknya itu jauh sekali. Justru mereka bersyukur kita rawat, karena mereka mau makan saja susah," jelas Morton.
(gun/irw)











































