Tifatul Tak Merasa Dibuang Meski Tidak Jadi Pengurus PKS

Tifatul Tak Merasa Dibuang Meski Tidak Jadi Pengurus PKS

- detikNews
Rabu, 02 Jun 2010 12:16 WIB
Tifatul Tak Merasa Dibuang Meski Tidak Jadi Pengurus PKS
Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring tidak merasa dibuang dengan tidak masuknya dia dalam kepengurusan PKS dib awah kepemimpinan duet Luthfi Hasan-Anis Matta. Absennya dia dalam struktur PKS karena semua menteri tidak boleh merangkap jabatan.

"Nggak ada buang-membuang. Seluruh menteri PKS dilepas dari struktural," kata Tifatul seusai rakor di kantor Menko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (2/5/2010).

Menurut mantan Presiden PKS ini, partainya memiliki mekanisme tidak tertulis berupa larangan rangkap jabatan bagi pejabat negara. "Dulu juga, Pak Nur Mahmudi, Pak Hidayat, dan menteri-menteri yang ada sekarang. Ini sudah jurisprudensi di PKS," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Munas Mewah


Dalam kesempatan ini Tifatul juga membantah soal adanya tudingan penghambur-hamburan dana dalam penyelenggaraan Munas PKS di Ritz-Carlton. Menurutnya, Munas di hotel mewah tersebut karena tidak ada hotel yang memuat dengan jumlah peserta di atas 2.700 orang pada saat itu.

"Nggak ada itu (pemborosan). Kita butuh ruangan yang muat 2.700 orang, dan Ritz-Carlton bisa lebih 3.000 orang. Pada hari itu, yang kosong hanya Ritz, itu juga dapat diskon," paparnya.

Saat ditanya soal citra PKS dengan penyelenggaraan Munas di hotel mewah, padahal pada masa-masa awalnya PKS mengelar Munas di hotel pinggiran kota di Depok, Tifatul menjawab tegas. "Nggak rusak, cuma tempat kok. Kalau nginep kan kita di luar, di hotel-hotel kecil," ujarnya.

(yid/nrl)


Berita Terkait