"Tim saya sudah tinggal 100 mil dari Yordania. 1 Jam lagi sudah mendarat. Saya sedang persiapan juga," kata GM News and Sports TVOne, Totok Suryanto, kepada detikcom, Rabu (2/6/2010).
Totok mengatakan, TVOne masih belum mengetahui jadwal kepulangan reporternya dan 11 WNI lain yang ikut dalam kapal tersebut. Namun pihaknya tetap mengikuti prosedur yang telah diterapkan oleh KBRI Yordania di Amman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Totok, jika timnya yang akan tiba di Yordania sudah bertemu dan berkomunikasi dengan Yasin, maka kemungkinan dia juga akan ikut menjemput Yasin.
"Saya komunikasi dulu dengan Yasin bagaimana. Nanti saya baru berangkat jemput juga. Cuma nanti kita bicarakan lagi ketemu di mana. Apakah di Dubai, Yordan atau Singapura. Nunggu ketemu Yasin dulu," imbuhnya.
Totok mengaku tidak ada persiapan yang berlebihan. Semua reporter yang pulang dari luar negeri selalu diapresiasi.
"Kita siapkan sama seperti reporter kita yang pulang liputan dari luar. Kita jemput dan kita persiapkan dengan baik. Kita apresiasi kerjaannya," ungkapnya.
Pihak keluarga Yasin, lanjut Totok, sudah mengetahui rencana kepulangan Yasin. Keluarga nantinya juga akan ikut menjemput Yasin di Bandara Soekarno-Hatta bersama keluarga TVOne.
Presiden SBY menyatakan dari 128 relawan Freedom Flotilla yang akan dideportasi, ada 12 WNI di dalamnya. KBRI Yordania di Amman juga sudah mempersiapkan tempat peristirahatan di Hotel Sheraton.
(gus/nrl)










































