Staf KBRI Standby di Perbatasan Yordan, Tunggu Pembebasan WNI

WNI Ditahan Israel

Staf KBRI Standby di Perbatasan Yordan, Tunggu Pembebasan WNI

- detikNews
Rabu, 02 Jun 2010 10:11 WIB
Jakarta - KBRI di Amman, Yordania, masih belum mengetahui apakah ada WNI dari 120 peserta Freedom Flotilla yang dideportasi dari Israel. Namun staf KBRI sudah standby di perbatasan Yordania-Israel yaitu jembatan King Hussein, menunggu pembebasan WNI.

"Kita sudah standby. Kita tunggu apakah ada WNI dari 120 orang yang dideportasi. Kita hanya bisa tunggu saja di perbatasan," kata Direktur perlindungan WNI Kemlu Teguh Wardoyo kepada detikcom, Rabu (2/6/2010).

Teguh mengatakan, KBRI Yordania sudah menunggu kedatangan bus pembawa rombongan dari Israel di perbatasan sejak pukul 21.00 waktu setempat (Selasa 1/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita hanya bisa nunggu. Karena nggak ada informasi yang lebih lanjut. Semua duta besar negara yang relawannya ada di kapal juga nunggu semua di perbatasan. Masak mau nerobos perbatasan. Bisa-bisa ditembak Israel lagi," ungkapnya.

Sebelumnya Dubes RI untuk Yordania, Zainul Bahar, mengaku mendapat instruksi untuk terus menjalin kontak dengan semua pihak baik pihak Yordania, Palestina, dan Palang Merah Internasional (International Comitee of The Red Cross/ICRC).

Zainul mengatakan, memang akan ada deportasi di perbatasan Yordania. Pembebasan itu kemungkinan melalui perbatasan Israel dengan Yordania di Jembatan King Hussein, sekitar 45 menit dari Amman. KBRI juga sudah mengirimkan 4 orang staf dari unit penanggulangan krisis KBRI Amman untuk melakukan pengawasan penjemputan.


(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini