"Kita sudah standby. Kita tunggu apakah ada WNI dari 120 orang yang dideportasi. Kita hanya bisa tunggu saja di perbatasan," kata Direktur perlindungan WNI Kemlu Teguh Wardoyo kepada detikcom, Rabu (2/6/2010).
Teguh mengatakan, KBRI Yordania sudah menunggu kedatangan bus pembawa rombongan dari Israel di perbatasan sejak pukul 21.00 waktu setempat (Selasa 1/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Dubes RI untuk Yordania, Zainul Bahar, mengaku mendapat instruksi untuk terus menjalin kontak dengan semua pihak baik pihak Yordania, Palestina, dan Palang Merah Internasional (International Comitee of The Red Cross/ICRC).
Zainul mengatakan, memang akan ada deportasi di perbatasan Yordania. Pembebasan itu kemungkinan melalui perbatasan Israel dengan Yordania di Jembatan King Hussein, sekitar 45 menit dari Amman. KBRI juga sudah mengirimkan 4 orang staf dari unit penanggulangan krisis KBRI Amman untuk melakukan pengawasan penjemputan.
(gus/nrl)










































