"Terlalu jauh kalau mempunyai efek langsung mempengaruhi koalisi, saya rasa tidak ke sana," kata Priyo kepada detikcom, Rabu (2/6/2010).
Priyo menyambut positif dan yakin pertemuan tersebut menjadi tonggak rekonsiliasi nasional. Namun Priyo yakin PDIP punya jalan politik sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo yakin setelah pertemuan itu, keduanya akan saling mengkritisi lagi. "Saya nggak yakin Ibu Mega langsung mengendorkan semua instrumennya dan memposisikan seperti Golkar. Itu hanya persahabatan simbolik, setelah itu Ibu Mega akan kembali ke habitatnya mengkritisi pemerintah," tutupnya.
Dalam acara pidato Bung Karno 1 Juni di gedung DPR/MPR, Megawati hadir untuk memenuhi undangan suaminya, Taufiq Kiemas, yang merupakan Ketua MPR. Namanya disebut SBY saat berpidato. Di akhir acara, SBY juga bersalaman dengan Mega. Ini merupakan salaman terbaru, setelah yang terakhir pada perhelatan Pilpres 2009 silam.
Putri Megawati, Puan Maharani, enggan menyebut peristiwa itu sebagai tanda rekonsiliasi ibunya dengan SBY.
(van/nrl)










































