"Nur Fitri menghubungi ibunya 2-3 kali pukul 23.00 malam," cerita Presidium MER-C dr Joserizal Jurnalis, SpOT ketika dihubungi detikcom, Rabu (2/6/2010) pagi.
Nur Fitri mengatakan "I will be back soon to you," ketika berbicara dengan ibundanya. Padahal, Nur Fitri tahu persis ibundanya tidak bisa berbahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara relawan lain, Santi, menghubungi Sahabat Al Aqsha. Dalam akun twitter @sahabatalaqsha dituliskan, "Santi menghubungi Sahabat Al-Aqsha dari penjara Beshreva. Terpisah lokasi dengan Dzikrullah dan WNI lain karena beda penjara laki2&perempuan".
(nwk/nwk)










































