"Kami mendapat konfirmasi ulang, 1 orang terluka dalam keadaan ringan, tidak mengkhawatirkan," ujar Duta Besar RI di Jordania Zainul Bahar dalam wawancara yang ditayangkan TVOne, Rabu (2/6/2010).
Zainul menambahkan bahwa identitas WNI tersebut masih perlu dikonfirmasi ulang. Karena identitas yang didapatkan dari sumber KBRI Jordania tidak cocok dengan daftar 12 WNI dari institusi yang mengikutsertakan relawan dan wartawannya di Kapal Mavi Marmara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Zainul menyebutkan nama WNI yang dirawat di RS London, Haifa adalah Gamarko dan berjenis kelamin laki-laki.
Namun Zaenul menambahkan bahwa nama itu tak cocok dalam daftar nama yang dimiliki institusi yang memberangkatkan relawan dan wartawannya dalam kapal Mavi Marmara.
"Di Mer-C, Kispa, Sahabat Al Aqsha nama Gamarko tidak ada," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan 12 WNI yang ikut dalam Kapal Mavi Marmara adalah:
Dari Sahabat Al Aqsha bekerja sama dengan Hidayatullah:
1. Wisnu Dzikrullah Pramudya
2. Surya Fahrizal
3. Santi Soekanto
Dari relawan Mer-C:
1. Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim)
2. dr Arief Rachman
3. Abdillah Onim (Logistik dan Penerjemah)
4. Nur Ikhwan Abadi (Insinyur)
5. Muhammad Yasin (Jurnalis TV One)
Sedangkan dari Relawan Kispa terdiri dari Ferry Nur (Ketua Kispa), Muhendri Muchtar (Wakil Ketua), Hardjito Warno (Humas) dan Okvianto (anggota).
(nwk/nwk)











































