"Seperti akta lahir, lahir tanggal berapa, tahun berapa, bapaknya siapa, ibunya siapa, harus jelas," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, usai acara Sarasehan Pancasila di Gedung Pola, Jl Proklamasi, Selasa (1/6/2010).
Menurut Tjahjo, penetapan hari lahir Pancasila itu terlepas dari pendapat PDIP yang menganggap lahirnya lima dasar itu jatuh setiap tanggal 1 Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan pidato Bung Karno di hadapan BPUPKI 1 Juni 1945 yang dihadiri Presiden SBY pagi tadi, kata Tjahjo, juga menunjukkan good will dari pemerintah. Namun demikian, pemerintah juga diminta tidak terburu-buru dalam mengesahkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.
"Kami hanya ingin pemerintah melegitimasinya, ingin agar rekaman jejak sejarah itu benar," kata Tjahjo.
(lrn/nwk)










































