Tjahjo Kumolo: Pancasila Butuh 'Akta Lahir'

Tjahjo Kumolo: Pancasila Butuh 'Akta Lahir'

- detikNews
Selasa, 01 Jun 2010 22:52 WIB
Tjahjo Kumolo: Pancasila Butuh Akta Lahir
Jakarta - Sebagai suatu ideologi berbangsa dan bernegara, asal usul lahirnya Pancasila harus jelas. Oleh karenanya, pemerintah perlu menetapkan hari lahir Pancasila lewat sebuah keputusan presiden.

"Seperti akta lahir, lahir tanggal berapa, tahun berapa, bapaknya siapa, ibunya siapa, harus jelas," kata Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, usai acara Sarasehan Pancasila di Gedung Pola, Jl Proklamasi, Selasa (1/6/2010).

Menurut Tjahjo, penetapan hari lahir Pancasila itu terlepas dari pendapat PDIP yang menganggap lahirnya lima dasar itu jatuh setiap tanggal 1 Juni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keinginan itu terlepas dari ideologi PDIP yang mengusung Pancasila 1 Juni," jelas Tjahjo.

Peringatan pidato Bung Karno di hadapan BPUPKI 1 Juni 1945 yang dihadiri Presiden SBY pagi tadi, kata Tjahjo, juga menunjukkan good will dari pemerintah. Namun demikian, pemerintah juga diminta tidak terburu-buru dalam mengesahkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

"Kami hanya ingin pemerintah melegitimasinya, ingin agar rekaman jejak sejarah itu benar," kata Tjahjo.

(lrn/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini