"Nama pria yang ada di RS adalah Gamarko, pria," ujar Dubes RI Jordania Zaenul Bahar dalam wawancara yang ditayangkan TVOne, Selasa (1/6/2010).
Namun Zaenul menambahkan bahwa nama itu tak cocok dalam daftar nama yang dimiliki institusi yang memberangkatkan relawan dan wartawannya dalam kapal Mavi Marmara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan informasi ini sudah diteruskan kepada Menlu. Zaenul juga terus berkoordinasi dengan Palang Merah Internasional (International Comittee of The Red Cross/ICRC) untuk memeriksa seorang WNI yang ada di RS London, Haifa. "ICRC berjanji mengemail saya lebih lengkap," jelas Zaenul.
Sementara Jubir Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan Gamarko itu yang diberitakan orang yang dirawat di RS. "Tetapi kita belum dapat konfirmasi resmi. Karena kita belum bisa mengcross-check langsung," ujar Faizasyah ketika dikonfirmasi detikcom.
Sedangkan Presidium Mer-C Joserizal Jurnalis SpOT mengatakan tak ada nama Gamarko dalam daftar 12 WNI yang ada dalam Kapal Mavi Marmara.
"Dari Mer-C tidak ada yang namanya Gamarko. Dan setahu saya dari 12 WNI yang ikut misi kemanusiaan juga tidak ada yang namanya Gamarko. Kecuali kalau itu nama samaran, saya tidak tahu. Saya tahu semua nama 12 orang itu dan tidak ada nama Gamarko," kata dia.
Sebelumnya diberitakan 12 WNI yang ikut dalam Kapal Mavi Marmara adalah:
Dari Sahabat Al Aqsha bekerja sama dengan Hidayatullah:
1. Wisnu Dzikrullah Pramudya
2. Surya Fahrizal
3. Santi Soekanto
Dari relawan Mer-C:
1. Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim)
2. dr Arief Rachman
3. Abdillah Onim (Logistik dan Penerjemah)
4. Nur Ikhwan Abadi (Insinyur)
5. Muhammad Yasin (Jurnalis TV One)
Sedangkan dari Relawan Kispa terdiri dari Ferry Nur (Ketua Kispa), Muhendri Muchtar (Wakil Ketua), Hardjito Warno (Humas) dan Okvianto (anggota).
(nwk/nwk)











































