"Belum ada data yang akurat karena jalur komunikasi diputus Israel," kata Humas Mer-C Ahyaudin Sodri, saat mengelar jumpa pers di kantornya, di Jalan Proklamasi No 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/6/2010).
Dalam setiap misi kemanusiaan ke berbagai negara, katanya, Tim Mer-C selalu dibekali telepon satelit untuk selalu memberikan informasi terkait misi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 5 orang diberangkatkan Mer-C dalam misi kemanusiaan tersebut. 4 orang terdiri dari 1 orang dokter, 1 orang Project Officer, 1 orang insinyur sipil, dan 1 orang penerjamah, dan 1 orang wartawan TVOne yang diundang Mer-C.
"Kita punya amanat untuk membangun Rumah Sakit dan juga undangan organisasi kemanusiaan internasional," jelasnya.
Disinggung apakah Mer-C akan berhenti akibat insiden penyerangan yang dilakukan tentara Israel terhadap kapal yang tengah membawa relawan?
"Tegas kami katakan tidak," ujar Sodri.
(ahy/ndr)










































