"Dengan tidak mengurangi semangat pemuda, belum perlu itu," kata Ketua MUI Amidan saat mengelar jumpa pers di kantornya, di Jalan Proklamasi No 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/6/2010).
Menurutnya, bantuan yang seharusnya dilakukan adalah dengan mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya untuk membangun rumah sakit yang diperlukan warga Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, risiko berangkat ke Palestina terlalu besar. Terlebih dengan diblokadenya jalur masuk ke negara tersebut oleh Israel.
"Jihad yang kita lakukan pertama mengumpulkan bantuan mal (harta)
sebanyak-banyaknya. Selemah-lemahhnya jihad dengan berdoa, jihad hati. Kobarkan semangat mempertahankan Masjidil Aqsa," katanya.
Amidan meminta seluruh kalangan untuk bereaksi terhadap serangan Israel ke kapal pengangkut relawan. Karena hal itu berkaitan dengan tindakan kemanusiaan.
"Kalau kita tidak bereaksi berarti kita tidak peduli. Walaupun tidak ada manfaatnya sedikitnya kita bereaksi," jelasnya.
(ahy/gun)











































