"Pemerintah harus lebih aktif. Presiden harus bisa ngomong untuk mengutuk serangan dan mengatakan Isreal harus dibawa ke pengadilan Internasional," ujar mantan Sekertaris Jenderal Komnas HAM, Asmara Nababan.
Hal tersebut dikatakannya dalam jumpa pers tentang 'Penyikapan Atas Serangan Israel Konvoi Bantuan Kemanusiaan' di kantor KONTRAS, Jl. Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa sekutu Amerika di Tenggara juga tidak setuju dengan aksi serangan Israel tersebut," katanya.
Asmara juga yakin, suara Indonesia akan di didengarkan pada Sidang Dewan Keamanan PBB.
"Juga pada rapat Dewan HAM PBB, kita minta Indonesia untuk menggelar sesi khusus untuk memujudkan terbentuknya tim Independen," jelasnya
Asmara juga mengingatkan pidato SBY saat kunjungan Presiden Palestina Mahmud Abbas yang menyatakan bahwa Palestina dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat kuat.
"Presiden Palestina baru saja datang, harusnya kita bisa buktikan ucapan kita," tutupnya.
(fiq/ndr)










































