"Serangan brutal Israel itu adalah aksi terorisme yang harus diperangi oleh masyarakat internasional," kata Theo kepada detikcom, Selasa (1/6/2010).
Mantan ketua Komisi I DPR ini meminta pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan dengan meminta PBB bersikap atas kasus ini. PBB harus segera mengfelar sidang untuk mengusut aksi penyerangan tersebut dan memberikan sanksi tegas kepada Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam misi kemanusiaan yang diikuti ratusan orang dari 50 negara dari berbagai keyakinan itu, ikut serta delegasi WNI yang berjumlah 12 orang. Mereka adalah:
Dari Sahabat Al Aqsha bekerja sama dengan Hidayatullah:
1. Wisnu Dzikrullah Pramudya
2. Surya Fahrizal
3. Santi Soekanto
Dari relawan Mer-C:
1. Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim)
2. dr Arief Rachman
3. Abdillah Onim (Logistik dan Penerjemah)
4. Nur Ikhwan Abadi (Insinyur)
5. Muhammad Yasin (Jurnalis TV One)
Sedangkan dari Relawan Kispa terdiri dari Ferry Nur (Ketua Kispa), Muhendri Muchtar (Wakil Ketua), Hardjito Warno (Humas) dan Okvianto (anggota).
Nasib mereka masih simpang siur. Ada yang menyebut 1 WNI tewas dan 3 terluka, namun itu belum bisa dikonfirmasi ke otoritas yang berwenang.
(yid/nrl)










































