Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki seperti diberitakan kantor berita Reuters, Senin (31/5/2010).
Pemerintah Turki juga mendesak adanya penyelidikan atas kejadian itu. Hal itu disampaikan Presiden Turki Abdullah Gul dalam statemennya. Gul juga menyerukan para pelaku penyerangan dihukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 700 orang ikut serta dalam misi kemanusiaan internasional itu. Mereka berasal dari berbagai negara, kebanyakan dari Turki. Termasuk pula 12 WNI yang hingga kini belum bisa dipastikan nasibnya.
(ita/gah)











































