Api itu memercik sekitar pukul 16.50 WIB, Senin (31/5/2010). Api menyala akibat hembusan angin ke arah sisa-sisa puing yang terbakar. Satu mobil pemadam dan 10 petugas pemadam spontan bergerak menjinakkan api.
Mereka menyemprotkan air ke arah sumber api. Mereka juga mengamankan barang-barang yang mudah terbakar.
Tak berapa lama, api padam. Saat ini petugas kembali melakukan pendinginan.
Terlihat empat tukang bekerja membuat pagar dari bambu dan seng untuk menutupi bekas lokasi kebakaran tersebut. Puluhan polisi berjaga-jaga di lokasi. Di seberang TKP, ratusan polisi mengadakan apel.
Puing itu merupakan dampak kerusuhan warga yang berpusat di Duri Kosambi, Cengkareng. Penyebabnya, anggota Forkabi yang tewas di Duri Kosambi merupakan warga Cipondoh. Sejumlah mobil dan lapak-lapak hangus dibakar.
(ddt/nrl)











































