RI Desak PBB Usut Penyerangan Israel Atas Mavi Marmara

RI Desak PBB Usut Penyerangan Israel Atas Mavi Marmara

- detikNews
Senin, 31 Mei 2010 17:23 WIB
Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengutuk keras serangan tentara Israel pada rombongan kapal Mavi Marmara yang mengangkut misi kemanusiaan ke Gaza. Indonesia meminta PBB mengusut insiden mematikan itu.

"Secara khusus, Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menunaikan kewajibannya sesuai dengan Piagam PBB, termasuk melalui investigasi atas insiden penyerangan Israel dimaksud guna memastikan pertanggungjawaban Israel," demikian siaran pers Kemlu yang diterima detikcom, Senin (31/5/2010).

Pemerintah menilai aksi penyergapan Israel terhadap kapal Mavi Marmara hari ini juga ilegal
karena dilakukan di perairan internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui aksi penyergapan dan kekerasan tersebut, Israel kembali telah menciptakan hambatan terhadap  proses perdamaian di Timur Tengah yang kini memasuki tahapan penting berkaitan dengan diluncurkannya "proximity talks"," tulis siaran pers itu.

Pemerintah telah mendapatkan informasi dari otoritas Palestina bahwa 16 orang anggota rombongan meninggal dunia. "Pemerintah Indonesia mengutuk penyergapan dan aksi kekerasan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara yang membawa misi bantuan kemanusiaan internasional ke Jalur Gaza, Palestina," tutup siaran pers tersebut.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini