Hiniya mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menggelar sidang darurat guna membahas penyerangan itu.
"Kami meminta sidang darurat untuk Dewan Keamanan PBB, Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam dan kami mendesak Otoritas Palestina untuk menghentikan semua bentuk negosiasi," kata Haniya seperti diberitakan Al Jazeera, Senin (31/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haniya juga mendesak komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bergerak secepat mungkin guna melindungi kapal-kapal tersebut beserta para aktivis yang ikut serta dalam rombongan kemanusiaan itu.
Setidaknya 16 orang tewas dalam penyerangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara dan lima kapal lainnya. Serangan itu terjadi di wilayah perairan internasional, sekitar 65 kilometer lepas pantai Gaza. Enam kapal tersebut bermaksud menembus blokade Israel atas Gaza guna mengantarkan barang-barang bantuan untuk rakyat Gaza.
(ita/nrl)











































