"Gambar-gambar tersebut pastinya tidak menyenangkan. Saya cuma bisa menyatakan penyesalan atas semua korban jiwa," kata Menteri Perdagangan dan Industri Israel Ben-Eliezer kepada Army Radio Israel seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (31/5/2010).
Enam kapal kemanusiaan internasional termasuk Mavi Marmara bertolak dari Cyprus pada Minggu, 30 Mei sore waktu setempat. Sekitar 700 orang termasuk 12 WNI ikut serta dalam rombongan tersebut. Kapal-kapal itu mengangkut barang-barang bantuan untuk rakyat Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika peringatan itu tidak diindahkan, Israel telah mengancam akan menangkap dan mendeportasi orang-orang yang ikut serta dalam aksi kemanusiaan tersebut. Blokade Israel dan Mesir atas Gaza telah berlangsung selama tiga tahun.
(ita/nrl)










































