"Tindakan itu amat mengusik rasa kemanusiaan. Pemerintah RI harus galang dunia internasional berikan sanksi serius kepada Israel," kata Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2010).
Menurut Lukman, kejahatan kemanusiaan Israel sudah melebihi batas kewajaran. Aturan internasional yang mengharuskan misi kemanusiaan tidak boleh diserang pun diabaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang antara lain membawa 12 WNI amat tak beradab," tegasnya.
Hal yang sama juga disampaikan sekretaris FPPP DPR Romahurmuzy. Menurutnya, PPP mengutuk keras serangan Israel atas kapal Mavi Marmara yang membawakan misi kemanusiaan. Serangan ini menegaskan perilaku Israel sebagai bangsa yang anti kemanusiaan dan anti perdamaian.
"Semakin jelas bahwa Israel adalah negara penghambat terwujudnya perdamaian di kawasan Timur Tengah. PPP meminta kepada pemerintah mengambil langkah yang diperlukan secara bilateral maupun melalui lembaga multilateral guna menjamin keselamatan WNI," papar Romy
PPP juga meminta pemerintah mengirimkan surat protes kepada PBB atas serangan Israel kepada rombongan misi kemanusiaan ini. "Israel dan Palestina harus mengedepankan cara dialog, menjauhi tindakan kekerasan yang memakan korban tidak perlu, dan menjunjung tinggi seluruh perjanjian yang dibuat," terangnya.
(van/yid)










































