"Ini kejahatan identitas. Kalau email sudah dibajak, pertama cepat-cepat reset password dan ganti passwordnya," saran ahli digital forensik, Ruby Alamsyah, kepada detikcom, Senin (31/5/2010).
Menurut Ruby, setelah mereset password dan menggantikannya, jangan lupa security questions yang ada diganti juga. Biasanya menggunakan pertanyaan A, diganti dengan pertanyaan yang B. Begitu juga dengan jawaban dan security questions-nya. Jawabannya jangan yang lumrah di pikiran orang. Jawab dengan jawabannya yang tidak umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih baik lagi, lanjut Ruby, jika menggunakan email yang tidak gratisan. Karena email bayar tidak ada reset password. Pemilik hanya mencatat dan mengingat password yang sudah ada. Berbeda dengan email gratisan yang ada reset passwordnya.
Kadangkala kata kunci yang dimasukkan oleh public figure lebih mudah ditebak. Misalnya saja istri (alm) Chrisye, Yanti, yang memasukkan security questions,"Siapa musisi favorit Anda."
Β
"Jawabannya Chrisye. Semua orang pasti sudah tahu," ungkapnya.
Ruby menyarankan pemilik email tidak memiliki email yang sama dengan di jejaring Facebook. Sehingga jika dibajak salah satu, yang lainnya tidak ikut dibajak juga.
"Seringnya kan kita seperti itu. Kalau email dianggap penting, bisa email pribadi satu, email yang lain buat Facebook dan sebagainya," sarannya.
(gus/nrl)











































