"Kita dibilang berdemo dibayar Rp 100 ribu. Apa benar teman-teman? Kita di sini bergerak dibayar dengan darah keadilan rakyat, " kata seorang orator dari kelompok anti-Susno Duadji di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (31/5/2010).
Hingga pukul 11.30 WIB, keduanya masih saling menjaga emosi. Polisi memisahkan dua kelompok itu dengan jarak enam meter. Batas itu menjadi ruang kosong untuk mengantisipasi bentrok seperti
yang terjadi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Ari/lrn)











































