"Kalau sudah frustasi, ya seperti ini. Kapal kemanusiaan ditembaki, rumah sakit dibom, ini semua awal dari terorisme. Biangnya terorisme itu ya Israel," tegas Muzani saat dihubungi detikcom, Senin (31/5/2010).
Padahal disisi lain negara Arab terus mendukung upaya perdamaian. Bahkan usulan membelah Jerussalem menjadi dua sudah disepakati. "Tapi Israel tidak mau berhenti melakukan kejahatan kemanusiaan," keluh Muzani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya usaha meredam terorisme sulit terealisasi, karena Israel tidak menghentikan serangannya ke Palestina dari generasi ke generasi. Berganti pemerintahan pun tetap saja kebijakannya.
"Semangat Israel menghancurkan Palestina sudah mendarah daging dari generasi ke generasi. PBB pun sudah tak mampu berbuat apa-apa," jelasnya.
(van/yid)











































