"Kalau bagi kami tidak masalah saya kira. Tapi partai-partai yang belum sampai segitu bagaimana nanti," tutur Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz kepada wartawan ketika ditemui di Gedung DPR, Senin
(31/5/2010).
Ditambahkannya, kenaikan PT sebanyak 2,5 persen dari pemilu tahun lalu (2,5 %), terlalu tinggi dan memberatkan sejumlah partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jika wacana ini terealisasi, kondisi yang terjadi nantinya seolah mengurungkan partai yang belum mencapai angka 5 persen.
"Seakan-akan mengurung partai yang dibawah 5 persen. Idealnya 2,5 sampai 3 persen saja saya kira," imbuhnya.
PPP, kata Irgan, tidak masalah dengan wacana kenaikan PT itu karena dalam pemilu tahun lalu, dukungan 'partai kabah' ini sudah diatas 5 persen.
"Tahun kemarin sudah di atas 5 persen. Tapi kalau benar-benar dilaksanakan, takutnya ada aspirasi masyarakat yang tidak terwakili dan bisa menggoyang stabilitas juga," tandasnya.
(dip/lrn)











































