Demikian diberitakan media AS, The Washington Post, Sabtu (29/5/2010), mengutip pejabat-pejabat senior militer AS.
Dikatakan pejabat-pejabat tersebut, rencana serangan balasan itu dipicu oleh hubungan antara Faisal Shahzad, tersangka percobaan pengeboman Times Square, AS dengan elemen-elemen Taliban Pakistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan-serangan udara itu diyakini bisa merusak kemampuan militan untuk melancarkan serangan baru. Namun bisa pula merusak hubungan AS-Pakistan.
Apalagi sebenarnya badan intelijen AS, CIA telah kerap melancarkan serangan-serangan pesawat tak berawak di wilayah-wilayah kesukuan Pakistan.
Menurut pejabat-pejabat AS tersebut, respons militer AS hanya akan dipertimbangkan jika serangan teroris terjadi di AS dan itu meyakinkan Presiden AS Barack Obama bahwa upaya CIA selama ini tidak efektif.
Menurut seorang pejabat AS yang juga minta dirahasiakan identitasnya, Washington telah menyampaikan pada Islamabad bahwa pihaknya hanya punya waktu beberapa minggu untuk benar-benar menunjukkan kemajuan dalam perang melawan Taliban. Selama ini Washington gencar mendesak Islamabad untuk berbuat lebih keras dalam memberantas militan Taliban.
(ita/ita)











































