Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (29/5/2010), penyerangan dilakukan secara membabi buta menggunakan senjata api. Selain itu, serangan juga dilakukan dengan melemparkan granat ke dalam mesjid.
"Teroris ini menyerang masjid. Mereka menembak dan menggunakan granat. Mereka telah mengambil dan menyandera orang di dalam masjid," kata pejabat pertahanan sipil setempat Muzhar Ahmed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan itu memicu pertempuran senjata selama dua jam dengan polisi dan pasukan khusus. "Ketika itu khatib sedang memberikan khotbah di dalam masjid, tiba-tiba terdengar suara tembakan," kata Bilal Ahmed salah satu warga yang selamat dari masjid di Model Town.
"Lalu tembakan menjadi lebih keras dan lebih dekat dan orang-orang mulai berlarian di sana-sini dan di mana-mana untuk menyelamatkan diri," tandasnya.
"Sekitar 80 orang tewas," pungkas Ahmed.
(ape/ape)











































