"Saya dikasih tahu teman saya, dan setelah baca sendiri, saya bingung harus bagaimana," kata Uding saat berbincang dengan detikcom, Jumat (28/5/2010).
Uding kemudian bertanya pada salah satu pegawainya bernama Fitri. Uding menanyakan, apakah benar ada transfer uang dari rekening atas nama Butet Kertaredjasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uding pun berusaha mencari nomor telepon Butet dari teman-temannya. Setelah mendapatkannya, Uding lantas menghubungi budayawan asal Yogyakarta itu.
"Saya telepon Pak Butet untuk bertanya soal itu dan menjelaskannya. Saya juga sudah mengembalikan uang Rp 2 juta milik Pak Butet," ujar pria yang memiliki usaha jual beli chips permainan poker ini.
Sebelumnya diberitakan, Jajang C Noer meminta Butet menstransfer uang Rp 2 juta ke rekening Uding. Belakangan diketahui, uang itu untuk membayar chips permainan poker yang dijual Uding. Namun ternyata Jajang C Noer yang ber-chat ria dengan Butet adalah palsu.
Akun YM Jajang C Noer dibajak oleh seseorang yang berpura-pura meminjam uang ke Butet. Jajang sendiri telah melaporkan kasus ini pada polisi. Jajang mengaku ada 20 temannya yang tertipu.
Uding yang juga merasa menjadi korban juga akan melapor ke polisi. Hal itu dilakukan Uding agar tidak disebut tukang tadah. (ken/djo)











































