"Klienku masih terlalu banyak di dalam dan di luar negeri yang membutuhkan aku," kata Hotman saat dihubungi detikcom, Kamis (27/5/2010).
Selain itu, menjadi pimpinan KPK itu adalah sebuah pengabdian. Meski demikian Hotman sempat menyinggung soal keberadaan Todung Mulya Lubis di jajaran panitia seleksi pimpinan KPK, yang dia anggap tidak layak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana pendapat Hotman mengenai Farhat dan Kaligis, adakah pesan bagi keduanya? "Menjadi calon terserah pada masing-masing. Apakah secara mental sudah siap. Mereka harus bertanya kepada istri dan anak-anaknya, karena KPK adalah pengabdian," tutupnya.
(ndr/fay)










































