"Nggak boleh ada prioritas. Semuanya harus punya kekuatan yang sama, baik itu kepolisian, kejaksaan, advokat, baik yang lain," ujar Wakil Ketua KPK Haryono Umar usai menghadiri pelantikan eselon I Kejagung di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2010).
Menurut Haryono, semua orang dari berbagai profesi mempunyai hak untuk mendaftar sebagai pimpinan KPK. Pemilihan pimpinan KPK nantinya akan dilakukan sesuai UU KPK.
"Yang penting dia mempunyai kriteria sesuai UU, atau yang sudah sesuai dengan masukan yang sudah kita beri kemarin," terangnya.
Hingga kini baru 4 calon pimpinan KPK yang mendaftar dengan membawa berkas lengkap. Mereka adalah bankir Hertanto Tjahya Suryo, mantan Kapolda Bali Irjen Pol Purn Budi Setiawan, dan pengacara Farhat Abbas serta pengacara Alamsyah Hanafiah. Sedangkan pengacara OC Kaligis baru saja menyerahkan berkas pendaftaran.
Haryono membantah sedikitnya pendaftar calon pimpinan KPK karena khawatir dikriminalisasi seperti Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Menurut Haryono, para calon sedang mempersiapkan persyaratan calon pimpinan KPK.
"Ah itu kan belum. Dulu-dulu kan juga seperti itu. Waktu zaman saya juga begitu, minggu ketiga biasanya ramai," tutupnya.
(nik/nrl)











































