"Satu hal yang membuat orang baik enggan ikut karena proses seleksi di DPR. Di sana banyak yang tersingkir," kata anggota Indonesian Corruption Watch (ICW), Febridiansyah, di Jakarta, Kamis (27/5/2010).
Febri mencontohkan nama Amin Sunaryadi yang gagal saat pemilihan pimpinan KPK pada 2007 lalu di DPR. Padahal Amin yang juga pernah berkarier di KPK memiliki rekam jejak yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, ICW tetap mengimbau bagi siapa pun yang memiliki integritas agar mendaftar menjadi pimpinan KPK. "Ini untuk pemberantasan korupsi," tegasnya.
Selain itu, untuk menjaga agar calon-calon yang mendaftar bisa bersih, KPK dan PPATK juga harus dilibatkan. Fungsinya untuk melacak transaksi keuangan dan rekam jejak calon. "Pansel juga harus aktif," tutupnya.
(ndr/nrl)










































