Thaksin: Rekonsiliasi Thailand Masih Jauh

Thaksin: Rekonsiliasi Thailand Masih Jauh

- detikNews
Kamis, 27 Mei 2010 07:32 WIB
Thaksin: Rekonsiliasi Thailand Masih Jauh
Ottawa - Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra akhirnya buka suara tentang krisis politik dan kemanusiaan yang terjadi di Thailand. Menanggapi seruan rekonsiliasi Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva, Thaksin menyatakan proses rekonsiliasi di Thailand masih sangat jauh.

"Pemerintah menggunakan kata 'rekonsiliasi', itu justru akan menciptakan konflik lagi," tutur Thaksin dalam wawancara eksklusif dengan koran Kanada, Globe and Mail, seperti dilansir AFP, Kamis (27/5/2010).
Β 
"Rekonsiliasi terasa sangat jauh," imbuhnya.

Menurut Thaksin, saat ini tanah airnya secara efektif dipimpin oleh junta. Dan dirinya tidak peduli dengan surat perintah penangkapan dirinya yang dikeluarkan oleh Pengadilan Thailand pada Selasa (25/5) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengadilan Thailand mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Thaksin dengan tuduhan terorisme dalam konflik politik yang baru-baru ini terjadi di Bangkok dan menewaskan lebih dari 80 orang. Thaksin dituduh telah membiayai aksi protes dan menyulut timbulnya kerusuhan dari luar negeri.

"Saya lebih peduli pada rekonsiliasi di Thailand dan pada mereka yang terluka dan tewas," ujar mantan pengusaha telekomunikasi ini.

Thaksin yang digulingkan oleh kudeta militer pada 2006 lalu, saat ini berada di pengasingan di Dubai, untuk menghindari hukuman penjara 2 tahun atas kasus korupsi.

(nvc/nwk)


Berita Terkait