Adik Bacok Kakak Hingga Tewas

Adik Bacok Kakak Hingga Tewas

- detikNews
Rabu, 26 Mei 2010 22:23 WIB
Palembang - Bersaudara seharusnya saling melindungi. Tapi dua saudara ini justru saling membunuh. Abdul Maad (25), warga Desa Muara Niru, Kecamatan Rambang Dangku Muaraenim, Sumatera Selatan, tewas dibacok dengan parang oleh adik kandungnya Abdul Kholik (18), Rabu (26/5/2010) siang tadi.

Penyebabnya sang kakak sering menjual barang-barang di rumah. Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa di siang hari itu berawal pertemuan kakak-adik di rumah orangtuanya.

Selanjutnya kakak-adik itu terlibat pembicaraan soal kebutuhan sehari-hari. Saat itu pelaku mendapat laporan bahwa peralatan rumah tangga sering dijual, termasuk barang kebutuhan sehari-hari, oleh kakaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas kabar tersebut, pelaku menanyakan masalah itu ke korban atau kakaknya. Diduga ketika terlibat pembicaraan terjadi cekcok yang akhirnya meningkat kr perkelahian di hadapan saudara dan orangtuanya. Dalam perkelahian tersebut ternyata dimenangkan sang adik.

Akibat perkelahian, tersebut Abdul Maad tewas akibat terkena bacokan parang adiknya yakni luka bacok di tangan kiri, telinga kiri nyaris putus, dan luka bacok kepala bagian belakang.

Selanjutnya warga mendengar keributan itu langsung membawa tubuh korban ke Puskesmas Tebat Agung. Namun di tengah perjalanan nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. Sedangkan tersangka setelah melihat kakaknya tergeletak bersimbah darah langsung melarikan diri ke dalam hutan. Kini pelaku dalam pengejaran petugas Polsek Rambang Dangku, Muaraenim.

Kapolres Muaraenim AKBP Yohanes Suharmanto Sh Sik menjelaskan kepada pers di Muaraenim, pihaknya telah mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan dan saksi mata diduga kuat pelakunya adalah adiknya sendiri.

Ada pun motifnya diduga tersangka kesal dengan ulah korban yang sering menjual barang yang ada di dalam rumah seperti beras dan lain-lain. Selama ini tersangka merasa bersusah payah bekerja mencari uang untuk membantu kedua orangtua mereka, namun ternyata kakaknya yang sudah malas-malasan bekerja malah sering menjual barang di rumah.

(tw/nwk)


Berita Terkait