"Sesuai konstitusi, SBY kan tidak diperbolehkan lagi maju. Saya kira nama yang tersedia tinggal Anas Urbaningrum dan Ani Yudhoyono," kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso.
Hal itu dikatakan dalam diskusi bertajuk 'Pemimpin Muda PD dan Peta Politik 2014' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/5/2010).
Menurut Priyo, dugaannya itu bisa saja berubah jika politik nasional berubah dramatis. Misalnya, terjadi amandemen UUD 1945 tentang ketentuan masa jabatan presiden maksimal sebanyak dua kali.
"Kecuali ada kiamat kecil amandemen. Tapi hanya suatu keajaiban saja yang bisa melakukan itu," kata dia.
Sementara itu, untuk pemilu legislatif Priyo memprediksi persaingan masih tetap menjadi bagian dari tiga partai nasionalis terbesar, yakni PD, PDIP dan Golkar.
(lrn/yid)











































