Wapres: UN Belum Mampu Bentuk Karakter Bangsa

Wapres: UN Belum Mampu Bentuk Karakter Bangsa

- detikNews
Rabu, 26 Mei 2010 16:29 WIB
Wapres: UN Belum Mampu Bentuk Karakter Bangsa
Bali - Wakil Presiden Boediono mengakui jika ujian nasional (UN) belum cukup untuk membentuk karakter bangsa. Pembentukan karakter bangsa harus intensif dilakukan dan memberikan teladan.

"Membentuk karakter tidak cukup dengan menghafal dan ujian nasional. Harus melalui contoh teladan yang bisa dilihat anak-anak," ujar Boediono ketika berbicara di depan ratusan siswa SMA dan setingkatnya se-Bali di SMAN 1 Denpasar, Jl Kamboja, Denpasar, Bali, Rabu (26/5/2010)

Lebih lanjut Boediono mengatakan pembentukan karakter bangsa harus dilakukan secara berlanjut, bukan per semester atau per tahun saja.

"Membentuk karakter bangsa dan karakter para anak-anak didik kita bukan setiap tahun atau setiap semester. Tapi setiap hari harus melalui praktek seperti dalam pengambilan keputusan," ucap Boediono yang mengenakan kemeja putih lengan pendek ini.

Dalam kesempatan itu, Boediono menekankan tentang karakter bangsa. Menurut Boediono, akhir-akhir ini pembangunan karakter bangsa harus seiring dengan pembangunan ilmu pengetahuan.

"Saya sepakat akhir-akhir ini selain mengusai ilmu pengetahuan, juga harus secara sadar menciptakan karakter yang handal. Membentuk karakter itu sulit karena harus menjadi contoh," imbuh dia.

Beberapa waktu lalu Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) menggagas pembentukan karakter bangsa. Program ini dirapatkan di kantor Wapres beberapa hari lalu.

Ide awal pembentukan program ini lantaran pemerintah menilai hilangnya karakter bangsa seiring dengan banyaknya tindakan di luar karakter bangsa Inonesia. Tindakan itu seperti unjuk rasa anarkis, pornografi dan korupsi yang merajalela.

(nik/fay)


Berita Terkait