Demikian paparan Wagub DKI Jakarta, Prijanto, kepada para walikota, camat dan kepala dinas di wilayah DKI Jakarta. Paparan berlangsung di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2010).
"Makam di TPU Dobo sudah kosong semua, tidak ada jasad dan kerangka lagi sebab sejak 1997 sudah dipindahkan semua ke TPU Semper," kata Prijanto.
Legalisasi pemindahan makam tersebut telah ditetapkan dalam surat Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota. Sebagian anggota tim kerja pemindahan makam yang berlangsung lebih dari 13 lalu tersebut juga masih dapat dimintai keterangannya, dua di antara mereka adalah Sukoco dan Nachrowi yang hadir dalam pertemuan siang ini.
Sukoco adalah petugas pencatat nama dan identitas jenazah yang dipindahkan dari TPU Dobo ke TPU Semper. Dia bersaksi bahwa 12 jasad atau kerangka Hasan Al Haddad dan 11 ulama lain yang dimakamkan di TPU Dobo termasuk yang sudah dipindahkan ke TPU Semper.
"Makamnya ada di A1 blok 68 nomer 365 sampai 376. Salah satunya ada yang bernama Hasal Al Haddad," ujar Sukoco.
Saksi lain yang juga dihadirkan Prijanto adalah Nachrowi, anggota satuan pengamanan pemindahan makam. Dia bersaksi melihat langsung makam 12 ulama itu digali lalu jasad mereka diangkat untuk dimasukkan ke mobil jenazah yang membawanya ke TPU Semper.
"Saya berani disumpah di bawah Al Quran. Sebab memang begitu yang saya lihat," ujar pria paruh baya itu.
(lh/nrl)











































