Pulang Kampung, Gubernur Kepri Ismeth Abdullah Dikawal 4 Petugas KPK

Pulang Kampung, Gubernur Kepri Ismeth Abdullah Dikawal 4 Petugas KPK

- detikNews
Rabu, 26 Mei 2010 12:16 WIB
Jakarta - Gubernur Kepri nonaktif Ismeth Abdullah akhirnya diperbolehkan mengikuti pilkada di daerahnya. Ismeth pergi dengan kawalan empat petugas KPK.

Menurut pengacara Ismeth, Tumpal Hutabarat, tiket pesawat kliennya itu dibelikan oleh KPK. Empat petugas KPK juga turut dibelikan tiketnya untuk mengawal Ismeth yang sudah berstatus terdakwa kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dengan kerugian negara diduga hingga Rp 5 miliar.

"Sekarang Pak Ismeth sedang di Bandara, dan masih mengurus tiket," kata Tumpal saat dihubungi, Rabu (26/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tumpal sedikit mengeluh karena keterlambatan izin yang diberikan KPK. Tumpal berharap kliennya dapat pergi sejak pagi. Namun izin justru baru keluar pukul 11.00 WIB.

"Saya berpendapat ada kesengajaan untuk mempersulit Pak Ismeth walaupun sudah ada penetapan Majelis Hakim, ternyata benar nuansa politisnya sangat kental," paparnya. Pilkada Kepri kali ini akan diikuti oleh istri Ismeth, Aida Zulaikha Nasution.

Ismeth didakwa melakukan tindak pidana korupsi dengan modus melakukan penunjukan langsung kepada PT Satal Nusantara dalam pengadaan 4 unit mobil damkar pada tahun 2004 dan 2 unit mobil damkar pada 2005 di Kepulauan Riau. Pada saat itu, Ismeth berstatus sebagai Ketua Otorita Batam.

(mok/mad)


Berita Terkait