"Sekarang belum disusun, sekarang masih dalam proses pengumpulan, nanti baru dibahas setelah Bapak Presiden pulang dari luar negeri," kata Tim Sukses Anas yang juga mantan wakil ketua umum PD Ahmad Mubarok kepada detikcom, Rabu (26/5/2010).
Menurut Mubarok, soal kepengurusan akan dibahas secara intensif oleh tim formatur yang terdiri dari ketua dewan pembina, ketua umum terpilih, mantan ketua umum, ketua SC dan perwakilan 5 wilayah. Semua kekuatan akan diakomodasi dalam kepengurusan ini demi kebesaran dan kejayaan PD ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mubarok membenarkan kalau kepengurusan periode ini akan ada pembagian tugas antara ketua umum dengan majelis tinggi. Aturan itu sudah termuat dalam AD/ART partai yang telah disepakati dalam Kongres II PD di Bandung kemarin.
"Ada pembagian tugas, soal hal-hal yang strategis dan berpotensi terjadi money politics akan dibahas di majelis tinggi partai. Semua sudah diatur dalam AD/ART. Jadi tidak ada itu jatah-jatahan," terangnya.
Sebelumnya, mantan Ketua Bappilu PD Yahya Sacawirya mengungkapkan dalam kepengurusan PD kali ini, posisi ketua umum Anas hanya mendapat jatah penentuan calon bupati dan walikota. Untuk penentuan posisi capres, menteri dan gubernur, sepenuhnya akan dibahas dalam rapat majelis tinggi.
(yid/fay)











































