Dilansir The Straits Times, Selasa (25/5/2010), para nelayan dan peternak ikan pun langsung mengambil langkah penyelamatan begitu tahu ada tumpahan minyak. Untuk mencegah masuknya minyak, para peternak di lepas pantai Changi melindungi jaring-jaring mereka dengan kanvas pinjaman dari AVA untuk mencegah masuknya minyak ke keramba mereka.
Ketakutan para nelayan dan peternak ikan bukan tanpa alasan. Otoritas Pertanian, Pangan dan Kehewanan Singapura (AVA) mengatakan ada kemungkinan tumpahan minyak akan mencapai utara Singapura dimana banyak nelayan dan peternak ikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Singapura sendiri pun saat ini sedang berusaha keras untuk membersihkan minyak yang tumpah di perairan Singapura.
Tumpahan minyak tersebut bermula dari tabrakan kapal di Selat Singapura sekitar 13 kilometer sebelah tenggara Changi East. Kapal tanker Malaysia, MT Bunga Kelana 3 bertabrakan dengan kapal dagang MV Waily. Akibat kecelakaan itu minyak pun tumpah ke lautan. (Rez/Rez)










































