"Sampai akhir bulan (Mei) ini, 17 RUU sedang mulai dibahas," kata Ketua Badan Legislasi DPR, Ignatius Mulyono, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2010).
Tujuh puluh RUU yang menjadi prioritas itu, yakni 34 usulan DPR dan 36 usulan pemerintah. Sementara draf RUU usulan pemerintah yang sudah masuk ke DPR baru enam RUU.
Ignatius membantah lambatnya proses pembahasan RUU ini dikarenakan lebih banyaknya agenda pengawasan Dewan ketimbang legislasi. Pengawasan dan legislasi, kata Ignatius, adalah dua hal yang berbeda.
"Nggak, itu beda jalur. Jalur pengawasan dan legislasi beda. Pemberitaan memang terfokus ke sana (pengawasan), tapi kerjanya legislasi cukup," ujar Ignatius.
(lrn/yid)











































