Hal itu dialami oleh Sri Rukyatin, warga Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Dompet perempuan 39 tahun itu raib. "Iya nih, dompet saya dicopet," kata Sri saat berbincang dengan detikcom, Selasa (25/5/2010).
Sri bercerita, saat berdesak-desakan dengan pelayat lainnya, Sri tidak menyadari jika tangan si pencopet menggerayangi tasnya. Saat itu, Sri sedang mengambil gambar pemakaman Ibu Ainun.
"Isinya uang Rp500ribu, 2 ATM dan surat-surat lain. Padahal itu dompet bersejarah, kenang-kenangan dari seseorang," kata Sri.
Namun Sri mengaku tidak terlalu bersedih. Sri senang bisa menyaksikan pemakaman Ibu Ainun dari dekat. "Untuk menghormati Ibu Habibie," katanya. (asp/ken)











































