Perang batu antara dua kelompok mahasiswa tersebut terjadi di samping gedung perpustakaan Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar,Sulawesi Selatan, Selasa (25/5/2010). Akibat kejadian tersebut, sejumlah kaca gedung perpustakaan pecah terkena lemparan batu.
Aksi tawuran ini juga menyebabkan seorang petugas Satpam Kampus Unhas mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu. Seorang wartawan TV juga sempat dianiaya oleh para mahasiswa FT yang tidak senang aksinya diliput.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purek III Bidang Kemahasiswaan Unhas, Nasaruddin Salam, tampak sudah berada di tengah-tengah kedua kelompok mahasiswa yang bertikai. Dia mengimbau para mahasiswa untuk tenang. Namun imbauan itu sama sekali tidak digubris. Mahasiswa masih terus saling lempar batu dan benda-benda keras lainnya.
Tawuran ini menyebabkan aktivitas perkuliahan di kampus tersebut terganggu. Belum terlihat ada aparat kepolisian yang meredam kekacauan di kampus Unhas itu.
(djo/djo)











































