"Dia bisa saja menjadi pengganti SBY," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2010).
Menurut Mahfudz, peluang Anas di Pemilu 2014 cukup besar karena pemilu mendatang menandai alih generasi kepemimpinan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, lanjut Mahfudz, realisasi peluang itu tergantung bagaimana Anas menunjukkan kepemimpinan di partainya dalam lima tahun ke depan.
"Juga tergantung bagaimana dia menjaga komunikasi dan relasi dengan elemen dan kekuatan lain," kata mantan ketua Fraksi PKS DPR ini.
PKS, kata Mahfudz, juga tidak menganggap keberadaan Anas sebagai Ketum PD sebagai kompetitor yang patut diwaspadai pada pemilu mendatang. PKS justru mendorong Anas agar terus membangun komunikasi politik antarparpol, terutama parpol koalisi.
"PKS sejak awal tidak memposisikan Anas sebagai kompetitor di (Pemilu) 2014," kata dia.
(lrn/yid)











































