"Bisa saja Pansel me-reach out untuk mencari yang dianggap layak," kata Tjatur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2010).
Sebaliknya, kata Tjatur, bagi tokoh yang merasa mampu memimpin KPK, namun membiarkan kursi kosong itu kepada orang yang tidak layak, itu sama saja tidak bertanggung jawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PAN ini menilai Pimpinan KPK yang terpilih nanti haruslah yang memiliki visi besar terhadap pembangunan sistem hukum dan ekonomi.
"Jangan sampai nggak punya visi besar dan hanya pakai kaca mata kuda," kata Tjatur yang tidak melihat kriteria itu pada empat Pimpinan KPK sekarang.
Selain itu, kata dia, pimpinan KPK juga harus memiliki rekam jejak yang relatif bersih, keberanian, dan kecerdasan yang mumpuni. "Seperti kecerdasan membaca peta korupsi. KPK sekarang tidak bisa itu. Hanya
memberantas korouspi yang marjinal, bukan yang jadi bonggol di negara ini," kata dia.
(lrn/gah)










































