Sebelum wafat ia sempat meninggalkan pesan-pesan terakhir untuk kelangsungan Bank Mata.
"Dia minta supaya kita membudayakan pada masyarakat untuk menjadi calon donor kornea," kata Sekertaris Jendral Bank Mata, Untung Widodo saat berbincang-bincang dengan wartawan di rumah Ibu Ainun Habibie, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2010).
Sampai saat ini, masyarakat masih merasa takut untuk mendaftarkan diri sebagai calon donor mata bila suatu saat meninggal. Berdasarkan data,
jumlah antrian yang membutuhkan kornea mata saat ini mencapai 200 ribu
orang, sementara calon pendonor hanya 15 ribu orang.
"Makanya ibu ingin sekali supaya orang-orang tidak takut mendaftarkan diri sebagai calon donor mata. Dibudayakanlah donor kornea mata," kata dia.
Selain itu, mantan ibu negara ini juga meminta agar setiap orang bersahabat dan menjaga matanya sendiri. Sebab mata merupakan alat indra yang sangat vital.
Untung juga menuturkan, Ibu Ainun sempat berniat mendonorkan kornea matanya apabila ia meninggal.
"Tapi kalau secara administrasi saya ngga tahu dia sudah mendaftar atau belum. Tapi kalaupun daftar, kita terkendali masalah waktu. Sebab, kornea itu bisa dipakai maksimal enam jam sejak pendonornya wafat," jelasnya.
Kecintaan Ibu Ainun pada Bank Mata tidak berhenti meskipun ia telah tiada. Bahkan, uang duka cita pun akan diberikan pada Bank Mata dan Yayasan Orbit.
(mpr/mpr)











































