Demo Mahasiswa Luwu di Kantor Walikota Makassar Ricuh

Demo Mahasiswa Luwu di Kantor Walikota Makassar Ricuh

- detikNews
Senin, 24 Mei 2010 13:59 WIB
Makassar - Unjuk rasa puluhan aktivis Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL Raya) di kantor Walikota Makassar ricuh. Dua anggota Satpol PP terluka di bagian wajah akibat terkena lemparan batu.

Demo tersebut merupakan aksi lanjutan dari protes mahasiswa terhadap tindakan Dinas Sosial Makassar yang membubarkan aksi penggalangan dana untuk korban banjir. Sebelum ke kantor walikota, mahasiswa terlebih dahulu berunjuk rasa di bawah fly over Jl Urip Sumoharjo, Senin (24/5/2010). Di tempat tersebut mahasiswa menggelar mimbar bebas.

Puas berorasi, para mahasiswa kemudian bergerak ke kantor walikota Makassar. Namun baru saja tiba, para mahasiswa langsung di halau oleh satpol PP. Namun para mahasiswa tetap bertahan. Aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas satpol PP dan mahasiswa pun terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana terus memanas. Dari aksi saling dorong, menjadi saling lempar batu dan benda keras lainnya. Akibat kejadian itu, dua anggota Satpol PP terluka pada bagian wajahnya. Kaca belakang sebuah mobil Nissan Grand Livina ikut hancur berantakan.

Ketua IPMIL Raya, Abdi Akbar, mengatakan mereka mengecam tindakan represif Satpol PP dan petugas Dinas Sosial Makassar yang membubarkan aksi penggalangan dana sosial untuk korban banjir di Luwu Utara. "Kami mendesak walikota meminta maaf di media massa dan menindak anggotanya yang bertindak represif pada mahasiswa Luwu," pungkas Abdi.

Sementara itu Kepala Satpol PP Makassar, Harwin Tahir yang menemui para demonstran, meminta maaf atas tindakan anggotanya yang telah melarang mahasiswa memungut sumbangan di jalan.

Usai berunjuk rasa di kantor Walikota, massa IPMIL selanjutnya mendatangi kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani. Mereka meminta DPRD Makassar mencabut Perda No.2/2009, yang mengatur tentang larangan meminta sumbangan di jalan.
(djo/djo)


Berita Terkait