Berdasarkan pantuan dektikcom, Senin (24/5/2010), antrean pasien di tiga loket yang disediakan cukup panjang mulai dari pukul 08.30 WIB. Bahkan, antrean tersebut memenuhi lobi utama RS Koja yang cukup besar.
Salah seorang pekerja nonmedis, Achmad Supeni membenarkan pelayanan rumah sakit terganggu akibat adanya aksi mogok tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Togi Asman Sinaga membantah adanya mogok kerja yang dilakukan oleh para pegawai nonmedis.
"Tidak ada mogok kerja. Hanya masalah komputer yang jaringannya rusak," bantahnya.
(fiq/fay)











































