Chief Executive Officer Political Marketing Consulting, Eep Saefulloh Fatah, mengatakan, ketiga kekuatan itu didapatkan Anas dari ketekunannya mendampingi mantan Ketua Umum PD Hadi Oetomo.
"Kemenangan Anas buah dari ketekunannya selama 5 tahun mendampingi Hadi dalam melakukan penggalangan partai," kata Eep kepada detikcom, Senin (24/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, Anas mampu memperkenalkan diri sebagai sosok politisi yang selalu bisa mengelola emosinya secara baik dan menjaga sopan santun. Usia yang masih relatif muda menambah bobot kepopuleran Anas di mata kader PD.
Ketiga, Anas mempunyai gagasan dan visi yang jelas mengenai PD, seperti misalnya "partai modern" dan "partai demokratis". Gagasan itu menjadi hal yang menarik bagi kalangan elite maupun pengikut partai.
"Marzuki sebenarnya memiliki sebagian, misalnya dia mempunyai kesempatan untuk untuk menggalang interaksi dengan pimpinan partai di daerah, tapi kualitasnya tidak sebagus yang dimiliki Anas," ucap Eep.
Eep mengatakan, potensi jabatan Anas untuk digoyang oleh pesaing-pesaingnya di internal PD ke depan tetap besar. Namun, dia percaya Anas mampu mempertahankan posisinya serta keutuhan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.
"Tidak mungkin ketua umum partai tidak digoyang-goyang. Pasti Demokrat penuh dengan dinamika politik yang keras. Akan ada upaya-upaya pelemahan, tapi saya yakin Anas orang yang tidak mudah dibuat terhuyung-huyung," tutup Eep.
(irw/nrl)











































