Anas, Politisi Muda Berkarir Cemerlang

Anas, Politisi Muda Berkarir Cemerlang

- detikNews
Senin, 24 Mei 2010 02:05 WIB
Anas, Politisi Muda Berkarir Cemerlang
Jakarta - Ia bergabung dengan Partai Demokrat setelah melepas keanggotaannya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2006. Empat tahun kemudian, ia menduduki posisi puncak partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan menjabat ketua umum.

Anas Urbaningrum (41), terpilih menjadi ketua umum PD untuk masa bakti 2010-2015 dalam Kongres II PD di Bandung, Jawa Barat. Ia mengalahkan dua pesaing beratnya, Marzuki Alie serta Andi Mallarangeng.

Anas memenangkan pemilihan dengan mengantongi 280 suara (53 persen) pada pemilihan putaran kedua. Ia mengalahkan Marzuki yang memperoleh 248 suara (47 persen). Andi gagal melangkah pada putaran pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria kelahiran Blitar 15 Juli 1969 menduduki jabatan terakhir sebagai Ketua DPP dan Ketua Fraksi PD di DPR. Kini, istri dari Athiyyah Laila itu menjadi ketua umum partai peraih suara terbesar dalam pemilu 2009 yang lalu.

Meski masih berusia muda, Anas mempunyai banyak pengalaman di bidang politik praktis. Ia besar di organisasi mahasiswa Himpunan Islam Islam (HMI). Barangkali karena itulah, bapak empat anak ini mampu mendapatkan sukses politik dalam ajang pemilihan ketua umum PD.

Berikut profil Anas seperti dikutip dari situs pribadinya, www.bunganas.com, Senin (24/5/2010):

Pendidikan

1. Sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga (1992)
2. Magister Sains Ilmu Politik UI (2000)
3. Sedang mengikuti Program Doktor Ilmu Politik di UGM

Pekerjaan & Pengalaman

1. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2009-2014
2. Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI, 2009
3. Ketua Yayasan Wakaf Paramadina, 2006-sekarang
4. Ketua DPP Partai Demokrat, 2005-sekarang
5. Anggota KPU Periode 2001-2005
6. Anggota Tim Seleksi Parpol Peserta pemilu 1999 (tim 11), 1999
7. Anggota Tim Revisi UU Politik (tim 7), 1998
8. Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999

Buku dan Karya Ilmiah

1. Bukan Sekadar Presiden (2009)
2. Takdir Demokrasi (2009)
3. Menjemput Pemilu 2009 (2008)
4. Melamar Demokrasi (2004)
5. Islamo-demokrasi (2004)
6. Pemilu Orang Biasa (2004)
7. Ranjau-Ranjau Reformasi: Potret Konflik Politik Pasca Jatuhnya Soeharto (1999).
8. Jangan Mati Reformasi (1999).
9. Menuju Masyarakat Madani: Pilar dan Agenda Pembaruan, Jakarta : Yarsif Watampone (1997).

Penghargaan

Bintang Jasa Utama dari Presiden RI tahun 1999.

(irw/mei)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads